Pulau Bidadari? hemmm pasti banyak yang mengira banyak bidadarinya kan? Yuhuu, pulau yang berada paling dekat dengan Jakarta ini memiliki pesona yang tidak kalah dengan pulau-pulau lain yang ada di Kepulauan Seribu loh. Bahkan pesonanya melebihi  kecantikan 7 bidadari. Hah? masa sih?

Pulau Bidadari bukan sekedar pulau biasa. Jaraknya yang dekat dengan Jakarta memudahkan para pelancong untuk berkunjung ke pulau nan bersih ini. Pulau ini dapat ditempuh menggunakan kapal cepat yang hanya berjarak 20 menit dari Dermaga Ancol. Apabila langit cerah kita bisa melihat Jakarta dari kejauhan seperti kota New York. Gedung-gedung pencakar langit berbaris rapih dengan latar pengunungan.

Terus, kira-kira hal menarik apa saja ya yang bisa dilakukan ketika kita berkunjung ke Pulau Bidadari? Nah ini dia 7 hal menarik yang bisa kamu lakukan di Pulau Bidadari.

Melihat Matahari Terbit di Pantai Tiga Warna di Timur Pulau Bidadari

Pulau Bidadari merupakan pulau kecil tak berpenduduk. Hanya ada satu resort yang dikelola oleh PT Pembangunan Jaya Ancol. Tapi bukan berarti tidak ada pantai landai dengan pepohonan rindang di Pulau ini. Sebut saja Pantai Tiga Warna yang ada di sisi timur Pulau. Di pantai tersebut kita bisa melihat sang mentari memamerkan cahaya indahnya. 

Pantai ini merupakan tempat yang tepat untuk melihat matahari terbit. Pohon rindang menyatu dengan pasir putih, laut bersih dengan debur ombaknya menghiasi mata para pengunjung pulau. Kamu juga akan betah berlama-lama di Pantai Tiga Warna ini. Terdapat  juga ayunan tepat di bibir pantai yang merupakan ciri khas pantai di Gili Trawangan membuat kita tidak percaya bahwa ini adalah Jakarta. Yang paling unik dari pantai ini adalah adanya pohon jodoh. Mengapa namanya pohon jodoh? Karena pohon ini sering dijadikan latar foto sebelum pernikahan. Jadi siapa yang tidak sabar mengunjungi Pantai Tiga Warna nih?

Mengejar matahari terbit di Pantai Tiga Warna Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi Adhie
Mengejar matahari terbit di Pantai Tiga Warna Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi Adhie

Menghabiskan Waktu Memancing Di Dermaga

Memancing di Pulau ini merupakan kegiatan yang paling diminati di pulau ini. Memancing memang sangat menyenangkan, bahkan para pemancing rela menghabiskan waktu untuk hobi yang satu ini. 

Terdapat tiga spot yang bisa digunakan untuk memancing di Pulau ini. Kamu juga bisa mengajak sahabat dan kerabat kamu untuk melakukan kegiatan ini. Kamu bisa berlomba menangkap ikan paling banyak atau berlomba menangkap ikan paling besar. Karena di Pulau ini ikannya banyak dan besar-besar loh. Jadi kapan memancing bareng teman kamu?

Memancing di Dermaga Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi pribadi
Memancing di Dermaga Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi pribadi

Mencoba Olahraga Air Yang Pasti Mengasikan

Berbicara tentang olahraga air, tentu tidak akan jauh-jauh dari banana boat, donat, fly boat, fly fish dan lain sebagainya. Tentu yang namanya olahraga air itu sangat mengasikan apalagi melakukan aktivitas airnya bersama teman-teman kamu pasti lebih seru. Bagi kamu yang ingin mencoba olahraga air, kamu cukup merogoh kantong mulai Rp 50.000,-/orang saja.

Jadi mulai sekarang tidak perlu lagi jauh-jauh mencoba olahraga air, karena di Pulau Bidadari ada loh. Pengalaman ini akan menjadi pengalaman mengesankan. Karena bisa mencoba olahraga air di laut jawa.

Alat olahraga banana boat di Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi pribadi
Alat olahraga banana boat di Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi pribadi

Mengelilingi Pulau Bidadari Dengan Bersepeda

Bersepeda menjadi cara paling seru untuk berkeliling menjelajah keindahan Pulau Bidadari. Kita bisa menjelajah pulau seluas 4 hektar ini sesuka hati kita. Dengan jalan selebar 2 meter, sepeda memang menjadi alternatif yang tepat. Tidak hanya menikmati keindahan alam kamu juga bisa melihat hewan liar khas pulau ini seperti biawak, kadal, burung dan sebagainya. Juga ada penakaran rusa tutul loh di pulau ini.

Namanya juga sepedaan, tentu modal awalnya ada sepeda dulu kan? Tidak perlu khawatir, untuk mendapatkan pinjaman sepeda tidak susah di pulau ini. Hanya dengan membayar Rp 35.000,-/ jam  kamu cukup bisa menyewa sepeda yang ada di gerbang masuk pulau, terjangkau bukan?

Jajaran sepeda yang siap disewa /foto: Dokumentasi pribadi
Jajaran sepeda yang siap disewa /foto: Dokumentasi pribadi

Menikmati Matahari Terbenam Sambil Berenang di Infinity Pool Eco Resorts Pulau Bidadari

Siapa yang nggak suka laut? Hmm, kayaknya pertanyaan ini agak salah ya. Karena laut dan pantai tampaknya bakalan jadi destinasi wisata favorit andalan para pelancong. Dari muda sampai tua pasti suka untuk menghabiskan waktu dan rehat sejenak dari gencarnya rutinitas di hari biasa.

Tapi, yang satu ini nggak kalah menarik. Infinity Pool. Apa sih itu? Infinity pool itu adalah sebuah konsep desain kolam renang yang membuatmu seakan-akan ‘menyatu’ dengan panorama sekitar, dan kolam mini tampak tidak berujung, bahkan lagi nge-trend banget di hotel-hotel kelas menengah. Kamu dapat menikmati infinity pool loh tanpa harus menginap di resortnya. Caranya kamu ikut trip yang ada di dermaga Ancol menuju Pulau Bidadari saja dan kamu bisa mencoba berenang di infinity poolnya sambil melihat matahari terbenam. Sungguh bikin pikiran kamu tenang dan yang ini patut banget kamu coba. Dan ini masih di wilayah Jakarta loh. 

Bersantai di infinity pool Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi Adhie
Bersantai di infinity pool Pulau Bidadari /foto: Dokumentasi Adhie

Menyelusuri Jejak Sejarah Benteng Martello II Sambil Berfoto Ria

Tidak hanya Pulau Kelor, Pulau Bidadari  juga ternyata mempunyai benteng peninggalan penjajahan jaman Belanda yaitu Benteng Martello ll. Benteng yang ada di Pulau ini dahulu berfungsi untuk mengawasi dan melindungi Pulau Onrust. Ketika kita mengunjungi Benteng Martello II, kita akan melihat bangunan benteng tidak sempurna, dikarenakan pada saat itu terjadi penyerangan oleh tentara inggris yang mengakibat benteng di Pulau ini hancur meninggalkan puing-puingnya saja.

Layaknya Benteng Martello di Pulau Kelor, Benteng Martello II dibangun menggunakan bata merah berbentuk lingkaran penuh. Walaupun benteng ini hancur tetapi kita masih bisa melihat desain benteng ini sama dengan benteng di Pulau Kelor mempunyai desain bertingkat dan disetiap lantainya dihubungkan dengan tangga.

Karena bentuknya yang kuno dan memiliki pemandangan unik, tidak heran banyak orang termasuk artis-artis ibu kota memanfaatkan benteng ini untuk latar belakang fotonya.

Berfoto dengan latar belakang Benteng Martello II /foto: Dokumentasi Adhie
Berfoto dengan latar belakang Benteng Martello II /foto: Dokumentasi Adhie

Menginap di Eco Resorts

Wah sepertinya kamu harus banget mencoba pengalaman bermalam di Pulau Bidadari. Banyak fasilitas yang bisa kamu coba ketika kamu menginap di Eco Resort Pulau Bidadari ini. Bangunan resort di Pulau Bidadari juga cukup menarik karena diambil dari nama daerah heritage Jakarta. mulai dari Kemayoran, Cikini, Gandaria, Senayan Pecinaan dan tipe resort lainnya. Bukan namanya saja yang menarik tetapi bentuk bangunannya juga sesuai dengan daerah di Jakarta. PT Pembangunan Jaya Ancol membuat konsep seperti ini agar budaya Jakarta dapat dikenal oleh pelancong lokal maupun asing.

Fasilitas yang disediakan mulai dari ruangan berpendingin, pemanas air, wifi berkecepatan tinggi, televisi dan toileters. Selain itu juga kamu bisa merasakan fasilitas bermain biliard, berkaroke di gedung entertaiment. Tidak hanya itu kamu bisa menggunakan semua fasilitas yang ada di Pulau Bidadari loh menarik bukan? Untuk rate harga permalam perorang adalah mulai dari Rp 750.000,- tertarik menginap di Eco Resort Pulau Bidadari? Untuk info tipe cottagenya bisa cek di sini.

Suasana resorts Pulau Bidadari yang menawan /foto: Dokumentasi pribadi
Suasana resorts Pulau Bidadari yang menawan /foto: Dokumentasi pribadi

Anda mungkin juga menyukai:

32 Komentar

  1. […] Saat ini sudah pukul 13.00 WIB dan pulau kedua yang kita kunjungi adalah Pulau Kelor dalam rangka ke pulau seribu murah ini. Jarak Pulau Onrush ke Pulau Kelor hanya 20 Menit saja. Pulau Kelor dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Di pulau ini terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Di sini juga terdapat kuburan Kapal Tujuh atau Sevent Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur di tangan Belanda. Ikon dari pulau ini adalah Benteng Martello. Benteng ini sangat dikenal di masyarakat Jakarta Khusunya karena banyak dipakai buat tempat foto Praweding. Ini adalah Benteng Martello 1 dan Benteng Martello II nya ada di sini. […]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *