Langkahku tahu gak sih apa saja kerajinan yang ada di Indonesia? Pasti kalau ditulis satu-persatu bakal berlembar-lembar. Tapi paling tidak kita sebagai warga Indonesia harus mencintai produk-produk buatan Indonesia. Gue sebagai Travel Blogger aja kalau datang ke suatu daerah pasti ada aja yang Gue beli, untuk cendra mata atau sebagai bukti Gue pernah melangkah ke tempat tersebut. Di sisi lain kita juga ikut berkontribusi langsung dalam perekonomian warga setempat loh. Nah ini ada gelaran yang keren banget nih yang di selenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Gelaran tersebut diberi nama KriyaNusa. Jadi buat Langkahku yang ingin tahu tentang kerajinan apa saja yang ada di Indonesia bisa datang ke acara ini.

Apa itu KriyaNusa?

Adalah pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang melibatkan Binaan Dewan Kerajinan Nasional dari Sabang sampai Merauke. Untuk tahun ini KriyaNusa diselenggarakan di Balai Kartini dari tanggal 11 September -15 September 2019. Dengan mengangkat tema “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas dan Kewirausahaan.” KriyaNusa sebagai ikon pameran kerajinan terbesar bertujuan sebagai wadah promosi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Produk yang ditawarkan di KriyaNusa 2019 adalah langsung dari Pengrajin bersifat asli dan otentik. Untuk harga yang ditawarkan akan jauh lebih murah dan bisa tawar-menawar. Selain itu untuk pengrajin daerah tidak perlu membayar sewa stan sehingga harga yang dijual tidak dimark up. Biaya stan pengrajin ditanggung oleh Dekranasda masing-masing daerah. Jadi buat Langkahku yang ingin tahu banyak tentang kerajinan yang ada di Indonesia, wajib banget datang ke KriyaNusa 2019.

Yosh sebagai Modearor (Kiri), Ibu Septriana Tangakry (tengah), Triana Rudiantara (tengah), Euis Saedah (kanan) sebagai Nara Sumber dalam Temu Netizen #KriyaNusa2019
Yosh sebagai Modearor (Kiri), Ibu Septriana Tangakry (tengah), Triana Rudiantara (tengah), Euis Saedah (kanan) sebagai Nara Sumber dalam Temu Netizen #KriyaNusa2019 /foto: Dokuemntasi Pribadi

Kegiatan Temu Netizen sebelum #Kriyanusa2019 digelar

Pada hari Senin, 9 September 2019 bertempat di Kembang Goela Restoran Jakarta, Kemkominfo menggelar acara Temu Netizen. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan Pameran KriyaNusa 2019 agar masyarakat lebih mengetahui acara ini. Sebenarnya Kemkominfo sudah memulai promosi melalui pemutaran videotron di sejumlah titik. Lalu adanya sms blast dan iklan di media digital lainnya. Temu Netizen ini menyempurnakan rangkaian promosi yang sudah dilaksanakan.

Pemberian plakat dari Kementian Kominfo ke Penyelenggara yang terlibat dalam gelaran Kriya Nusa 2019
Pemberian plakat dari Kementian Kominfo ke Penyelenggara yang terlibat dalam gelaran Kriya Nusa 2019 /foto: Dokumentasi Pribadi

Ibu Septriana Tangkary sebagai Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP mengungkapkan “Ditjen IKP Kementrian Kominfo berkewajiban mempromosikan dan mensosialisasikan kegiatan KriyaNusa 2019 ini kepada seluruh masyarakat.” Para Netizen dan Influencer hadir di sini untuk menyebarkan hastag #KriyaNusa2019. Dan pengikutnya bisa bertanya dan berdiskusi tentang KriyaNusa ini. Ibu Septriana juga menambahkan “Harapannya bisa menjadi tranding topic baik lokal maupun internasional sehingga seluruhnya bisa mengetahui Indonesia yang kaya akan kerajinannya.”

Para Nitezen dan Influencer berkumpul mempromosikan hastag KriyaNusa 2019
Para Nitezen dan Influencer berkumpul mempromosikan hastag #KriyaNusa2019 /foto: Dokumentasi Pribadi

KriyaNusa 2019 Dimulai

Pada hari Sabtu, 14 September 2019 Gue mendatangi #KriyaNusa2019. Tampak besar antusias masyarakat yang hadir melihat dan membeli kerajinan asli Indonesia. ini dibuktikan dengan penuhnya area parkir dan semua stan UMKM di penuhi warga. Terdapat 246 stan yang terdiri dari: 37 stan Kementerian dan BUMN, 170 stan Dekranasda, 25 stan individu, 8 stan mitra, dan 6 stan asosiasi. Semuanya difasilitasi oleh sejumlah BUMN dan Kementerian. Waw banyak banget nih stannya Langkahku. Jadi Gue leluas banget untuk mencari barang yang Gue inginkan.

Hasil belanja di KriyaNusa 2019 dengan harga yang murah dan barang yang sesuai berkualitas bagus.
Hasil belanja di KriyaNusa 2019 dengan harga yang murah dan barang yang sesuai berkualitas bagus /foto: Dokumentasi Pribadi

Ketika Gue masuk ke ruang expo Gue di sambut dengan bangunan yang merupakan ikon daerah dari Sumatera Barat berupa motif Pucuk Rabuang. Di kutip dari sindonews.com “Motif ini melambangkan pepatah ‘mulia di usia muda, lebih lagi di usia dewasa’. Bambu yang masih kuncup sangat lembut dan bergizi disantap. Namun, setelah dewasa, ia berdiri kokoh, menjulang tinggi, namun merunduk rendah hati. Motif ini dipergunakan sebagai dasar desain publikasi. “Gue juga melihat beberapa stan dari semua provinsi yang ada di Indonesia. Tujuan Gue ke sini untuk membeli kain lurik yang harganya cuma Rp 70 ribuan. Dan setelah mecari-cari akhirnya Gue menemukan stan tersebut yang berada di Ruang Raflesia. Stan Kabupaten Kalten ini menawarkan barang bagus dengan harga yang ramah di kantong. Setelah tawar-menawar akhirnya Gue mebeli 2 kain lurik bermotif campur. Kain ini akan Gue buat kimono gitu , biar tampil modis tapi tetap Indonesia.

Kesimpulan

Jadi buat Langkahku yang ingin ke #KriyaNusa2019 masih bisa sampai tanggal 15 September 2019. Dan Langkahku bisa membuktikan sendiri bahwa kerajinan dari Indonesia itu sangat melimpah dan beraneka ragam. Yuk pakai produk Indonesia, kalau bukan kita yang mencintai dan mendukung siapa lagi? Nah buat Langkahku yang sudah berkunjung ke #KriyaNusa2019 boleh loh pamer dengan menulis komentar di bawah. Barang apa saja yang Langkahku beli di #KriyaNusa2019 dan dapat harga berapa? Dan buat Langkahku yang ingin tahu Gue pernah ke daerah mana saja bisa cek blog Gue di langkahdody.com Sampai bertemu di artikel selanjutnya Langkahku.

Salah-satu pengrajin yang menjadi peserta pameran yaitu stan Kabupaten Kelaten Jawa tengah, nama instagramnya @dekranasdaklaten
Salah-satu pengrajin yang menjadi peserta pameran yaitu stan Kabupaten Kelaten Jawa tengah, nama instagramnya @dekranasdaklaten

You might also enjoy:

2 Comments

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *