Raja Ampat, begitu mendengar kata itu dibenak Saya hanya terbayang surga yang tercecer di Bumi yang harus banget dikunjungi. Indonesia patut bangga mempunyai tempat ini, pasalnya Raja Ampat disebut-sebut sebagai The Last Paradise on Earth. Pemandangan bawah lautnya yang menakjubkan, keindahan daratan yang mempesona, kearifan lokal dan budayanya yang terjaga membuat Raja Ampat menjadi sorotan dunia. 

Ketika Saya membaca artikel tentang Raja Ampat, menonton pesona Raja Ampat ditelevisi, dan melihat foto diinstagram teman, membuat Saya ingin sekali berkunjung ke tempat indah itu. Memang sih untuk ke tempat ini butuh banget perjuangan, butuh banyak pengorbanan. Mulai dari biaya transportasi dan akomodasi yang tidak murah, perjalanan yang tidak dekat memerlukan waktu yang tidak sebentar. Serta tubuh yang primapun dibutuhkan untuk mengunjungi salah satu tempat terindah di dunia ini. Tapi kalau Saya diberikan kesempatan untuk mengunjungi Raja Ampat Saya akan melakukan apa ya?

10 hal yang Saya akan lakukan jika Saya berada di Raja Ampat

Snorkling diperairan dangkal di Raja Ampat terutama di Pulau Misool

Ketika Saya melihat artikel disebuah website hampir semua perairan di Raja Ampat memiliki visibilitas yang baik karena air lautnya yang jernih dan masih terjaga. Dipikiran Sayapun membayangkan bahwa tanpa menyelampun Saya bisa melihat kekayaan bawah laut diperairan dangkal ini, Bisa melihat ikan-ikan kecil yang berwarna-warni dan hewan laut lainnya lengkap dengan terumbu karang. Raja Ampat tidak hanya surga bagi para penyelam tetapi surga bagi para traveller yang tidak mempunyai lisensi menyelam seperti Saya. Ada tempat di Raja Ampat yang menjadi target Saya untuk menyaksikan keindahan lautnya yang tidak boleh dilewatkan yaitu Pulau Misool. Pulau Misool berbatasan langsung dengan Laut Seram sehingga memiliki laut lepas yang luas. Lokasinya yang strategis membuat Pulau Misool kaya akan ragam hewan laut. Air lautnya berwarna hijau toska dengan hamparan pasir putih yang di kelilingi pepohonan kelapa dan bakau yang hijau. Tidak bisa dibayangkan apabila Saya bisa snorkling di Pulau Missol.

Raja Ampat : Ini adalah foto snorkling Saya di Kepulauan Karimun Jawa, Mudah-mudahan bisa mencoba snorkling di Pulau Misool
Ini adalah foto snorkling Saya di Kepulauan Karimun Jawa, Mudah-mudahan bisa mencoba snorkling di Pulau Misool  /foto: Dokumentasi pribadi

Trekking di Wayag dan melihat keindahan Raja Ampat dari ketinggian

Dari video yang ditampilkan dimedia Kita pasti tahu dan bisa menebak itu adalah Raja Ampat. Karena apa? karena sudah menjadi ciri khas Raja Ampat yaitu kumpulan batu karst yang menakjubkan. Bagi para petualang seperti Saya, pasti ingin mencoba trekking di batu karst itu. Dengan trekking, Saya dapat melihat gugusan kepulauan dengan gradasi air berwarna biru tosca yang mencirikan kedalaman laut Raja Ampat dilihat dari atas ketinggian. Katanya si Ada tiga gugusan kepulauan untuk melakukan kegiatan trekking ini, yaitu di Pianemo, Wayag, dan Kabui. Tapi Saya tertarik banget ingin mencoba trekking di Wayag.

Kenapa Wayag? karena Kita ditantang trekking ke pulau tak berpenghuni. Dimana Kita harus membuka jalur pendakian. Dan disepanjang perjalanan, Kita akan bertemu banyak hewan seperti kantung semar, kadal, hingga sarang burung maleo. Tetapi semua itu akan terbayar saat Kita tiba dipuncaknya, katanya si Kita tidak dianjurkan untuk memejamkan mata karena adanya pemandangan menakjubkan di depan mata Kita. Bisa melihat gugusan batu karst dari atas ketinggian, dipadukan dengan garis putih yang terlihat dari pantai, burung-burung elang yang terbang hingga air laut yang jernih berwarna biru, itu semua Kita bisa saksikan dari tempat ini. Aduh jadi benar-benar ingin berada di puncak Wayag.

Raja Ampat : Pemandngan gugusan batu karst dari Puncak Wayag
Pemandngan gugusan batu karst dari Puncak Wayag /foto: detik travel

Mengejar sunrise di Pantai Waiwo Pulau Waigeo

Saya membaca sebuah artikel didetik travel. Saya mendapatkan foto orang nomor satu Indonesia itu sedang duduk menggenakan sarung di dermaga, dengan panorama sunrise. Ternyata ada  Pak Jokowi di Waiwo Pulau Waigeo. Pantai Waiwo, berjarak sekitar 30 menit naik mobil dari pusat Kota Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat. Ciri khas tempat ini adalah kawasan pantai berpasir putih dan halus, berjejer pepohonan lebat dan rimbun dan Kita bisa melihat biawak berkeliaran.

Di dasar permukaan lautnya terdapat hiu karpet yang hanya ada di pulau ini. Kita dapat bermalam di Pulau ini loh dan siap-siap untuk bangun di pagi hari. Tujuannya  untuk melihat sunrise yang indah berwarna keemasan. Kita bisa pergi ke dermaga untuk melihat dan memotretnya. Sunrise di Pantai Waiwo masih sepi pasalnya belum banyak traveller yang datang ke tempat ini lantaran biayanya yang tidak murah. Jadi bayangkanlah jika Kita dibawa ke Pantai Waiwo melihat sang surya muncul dari ufuk timur dan sinar emasnya sungguh memukau. Aduh jadi ingin merasakan momen itu.

Pak Jokowi melihat sunrise Di Dermaga Pantai Waiwo
Pak Jokowi melihat sunrise Di Dermaga Pantai Waiwo /foto :Tim Komunikasi Presiden/Agus Suparto

Selfie di Pulau Pianemo dengan latar batu karst yang indah yang merupakan ikon Raja Ampat

Pulau Painemo adalah pulau yang paling mudah di jangkau dari pulau-pulau di Raja Ampat. Dari pelabuhan Waisai yang merupakan pusat Administrasi Kabupaten Raja Ampat, perjalanan ke Pianemo bisa ditempuh sekitar 2-3 jam tergantung keadaan cuaca. Beda dengan Puncak Wayag, Di Puncak Pianemo Kita akan menjumpai batu karst yang lebih kecil dari Puncak Wayag. Dan di Pianemo Kita tidak perlu sulit untuk menuju puncak karena sudah disediakan tangga kayu untuk mencapai puncak tersebut. Setelah sampai dipuncak katanya si Kita akan disuguhkan pemandangan yang membuat Kita cinta sama Indonesia. Gugusan batu karst dan birunya laut membuat Kita ingin berlama-lama di Puncak Pianemo. Seperti Pak Jokowi di Instagramnya memposting foto dengan di Puncak Painemo Saya jadi iri dan ingin sekali merealisasikannya. Semoga bisa terwujud secepatnya ke tempat ini. Amin.

Raja Ampat :  Pak Jokowi berfoto dengan latar gugusan batu karst yang menakjubkan
Pak Jokowi berfoto dengan latar gugusan batu karst yang menakjubkan /foto: instagram @Jokowi

Melihat langsung burung cendrawasih di Desa Sawing Rai

Burung Cenderawasih merupakan burung khas Papua. Katanya si Kita dapat melihat Burung Cendrawasih ini secara langsung tanpa harus menggunakan teropong karena jaraknya hanya 2 meter saja. Untuk melihatnya kita bisa mengunjungi Desa Sawing Rai. Dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk tiba di Desa Sawing Rai. Kegiatan melihat burung ini dilakukan hanya dua kali sehari dengan jadwal pukul 07.00-09.00 WIT dan pukul 16.00-17.00 WIT. Selain Cendrawasih, burung lain seperti nuri dan aneka burung lain juga akan menampakkan diri di pepohonan di Desa ini. Kapan lagi bisa melihat Burung Cendrawasih dari dekat.

Raja Ampat: Burung Cendrawasih

Burung Cendrawasih /foto wwf.org

Mengunjungi air terjun terindah di Pulau Batanta

Menurut artikel yang Saya pernah baca Air Terjun Batanta ini adalah salah satu objek wisata yang terkenal di Raja Ampat  yang berada di pedalaman hutan bakau. Memang lokasinya cukup jauh bila di hitung jaraknya dari desa terdekat, karena Kita harus trekking ke pedalaman hutan kurang lebih sejauh 1 kilometer. Tetapi sesampainya di Lokasi katanya si kita akan disuguhkan pemandangan yang indah banget yang tidak ditemukan di tempat lain. Di belakang air terjun juga terdapat goa kecil yang hanya dapat dimasuki lima orang. Biasanya disinilah spot foto terkenal para turis. Jadi ingin berfoto juga di balik air terjun ini.  Di Pulau Batanta terdapat desa wisata Marandanweser dan Waiweser, di mana pengunjung dapat menginap dan merasakan kehidupan asli masyarakat lokal. Seru bangetkan semoga impian ini bisa terlaksana.

Air Terjun Batanta di Pulau Batanta Raja Ampat
Air Terjun Batanta di Pulau Batanta Raja Ampat /foto: ksmtour.com

Melihat langsung ikan pelangi yang hanya ada di Pulau Salawati

Menurut artikel yang Saya pernah baca Pulau Salawati adalah hutan sagu yang lebat dan pohon sagu disini tumbuh liar tanpa ada yang menanam. Keindahan pulau Salawati memang terkait dengan keragaman tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewannya. Alamnya yang masih sangat sunyi, murni, tenang dan nyaris perawan belum terlalu ramai. Katanya sih pulau ini merupakan saksi bisu terjadinya Perang Dunia II, karena terdapat bunker Belanda dan Jepang yang ditemukan di pulau ini. Tak hanya itu, di pulau ini Kita bisa menemukan ikan pelangi salawati yang hanya ada di pulau ini. Karena rasa penasaran Saya dengan Ikan Pelangi Salawati inilah maka kunjungan ke Pulau Salawati  masuk kedalam 10 hal yang Saya lakukan di Raja Ampat.

Pemandangan di Pulau Salawati
Pemandangan di Pulau Salawati /foto wisatabaru.com

Berfoto di Pulau Pasir Timbul menggunakan drone

Saya pernah membaca di sebuah artikel ditravel detik  Ada Pasir Timbul Pulau Mansuar Raja Ampat, seperti pulau kecil di tengah lautan. Ini membuat Saya penasaran dengan Pulau Pasir Timbul ini. Dari Pelabuhan Waisai dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam naik speedboat untuk mencapai destinasi ini. Apalagi kita bisa mengabadikannya dengan drone  rasanya benar-benar membuat orang lain iri melihat foto kita. Apabila kita posting foto terebut kemungkinan follower instagram Kita akan  nambah sepertinya. Maka dari itu kegiatan mengunjungi Pulau Pasir Timbul masuk kedalam daftar 10 hal yang Saya lakukan di Raja Ampat.

Berfoto di Pasir Timbul Raja Ampat menggunakan drone .
Berfoto di Pasir Timbul Raja Ampat menggunakan drone /foto: anginmamiritourraja4

Melihat Sunset di Pulau Arborek

Teman Saya pernah bercerita kepada Saya tentang Pulau Arborek. ” Dody loe harus banget ke Raja Ampat dan jangan lupa mengunjungi Pulau Arborek ya loe bakal nyesel deh kalau tidak kesana” inilah ucapan Teman Saya ketika ia menceritakan perjalanannya Ke Raja Ampat. Karena penasarannya Saya dengan Pulau Arborek Saya browsing internet mengenai Pulau ini. Ternyata Pulau Arborek menyuguhkan momen matahari terbenam yang memukau. Bisa dibilang, inilah sunset terbaik dari bagian timur Indonesia. Dermaga Arborek menjadi titik yang pas untuk menyaksikan keindahan langit Papua. Inilah sebabnya Saya ingin banget pergi ke Raja Ampat dan inilah hal yang Saya akan lakukan disana.

Sunset terindah di Raja Ampat ada di Pulau Arborek Sumber foto detiktravel
Sunset terindah di Raja Ampat ada di Pulau Arborek /foto: detiktravel

Berbelanja oleh-oleh asli Papua di Kota Sorong 

Pulang dari Raja Ampat, rasanya kurang pas jika tak bawa buah tangan. Sebab selain berjarak cukup jauh, Raja Ampat tentunya memberi kenangan yang tidak terlupakan muali dari keindahan alam sampai keramahan warga setempat. Apabila ingin membeli oleh-oleh khas Raja Ampat Kita bisa mampir ke Kota Sorong. Di Kota Sorong tersebut Kita akan menjumpai aneka suvenir khas dari suku-suku di Papua Barat seperti topeng, ukiran kayu, kalung-kalung, rahang hiu dan pastinya kain khas Papua. Maka dari itu membeli suvenir itu masuk kedalam 10 hal yang Saya lakukan apabila saya berada di Raja Ampat Papua.

Ketika membaca artikel tentang Raja Ampat, menonton pesonanya ditelevisi, melihat foto diinstagram teman, membuat saya berkahayal melakukan apa saja di sana
Kain khas Papua kita bisa beli di Kota Sorong /foto : detiktravel

Itulah 10 hal yang akan Saya lakukan bila Saya ada di Raja Ampat. Bagi teman-teman janganlah berhenti bermimpi untuk mengunjungi Raja Ampat karena terkendala dengan biaya yang tidak murah. Ayo Kita sisihkan uang jajan untuk bisa mengunjungi tempat terindah di Indonesia ini. Untuk pemesanan tiket pesawat ke Raja Ampat juga jangan takut karena ada aplikasi bernama Tiket.com yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi, yang paling penting Kita bisa berhemat sekian rupiah karena di Tiket.com banyak promo dan potongan harga yang menarik. Di Tiket.com juga terdapat TIX Point dimana point tersebut kita bisa tukarkan dengan potongan harga langsung di tiket.com loh. #TiketKemanapun percayakan Tiket.com aja. Untuk artikel tentang pulau lainnya di perjalanan Saya bisa cek di sini.

You might also enjoy:

2 Comments

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *